Pinjaman Online Bukan Solusi Edukasi Finansial Generasi Digital

Authors

  • Sando Angga Jaenal universitas Pamulang, Indonesia
  • Amelia Fadilah Universitas Pamulang, Indonesia
  • Nayla Aurelia Hapsari Universitas Pamulang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62070/attamkiim.v3i1.373

Keywords:

literasi finansial, pinjaman online, generasi digital

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong kemunculan berbagai layanan keuangan berbasis teknologi yang semakin mudah diakses oleh generasi digital, salah satunya adalah pinjaman online. Kemudahan proses pengajuan dan pencairan dana yang cepat menjadikan pinjaman online sering dimanfaatkan sebagai solusi keuangan jangka pendek. Namun, rendahnya tingkat literasi finansial menyebabkan generasi digital rentan menggunakan pinjaman online tanpa perencanaan yang matang, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan keuangan di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi finansial generasi digital serta menumbuhkan kesadaran bahwa pinjaman online bukan merupakan sarana edukasi finansial yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan siswa SMA sebagai peserta melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi pengelolaan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan pribadi, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta kesadaran terhadap risiko penggunaan pinjaman online. Peserta juga menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati dan rasional dalam mengambil keputusan keuangan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi finansial yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan lebih efektif dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat dibandingkan dengan mengandalkan pinjaman online sebagai solusi keuangan. Oleh karena itu, peningkatan literasi finansial sejak dini menjadi langkah penting dalam membekali generasi digital agar mampu mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

References

Arifin, Z. (2020). Literasi keuangan digital: Strategi meningkatkan pemahaman keuangan generasi milenial. Jakarta: Prenadamedia Group.

Bandung: Alfabeta.

Dewi, M. A., & Hidayat, R. (2021). Literasi keuangan dan perilaku keuangan generasi muda di era digital. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 7(2), 120–130.

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia 2021–2025.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Perkembangan fintech lending di Indonesia. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Prabowo, H., & Santoso, D. (2022). Pengaruh literasi finansial terhadap penggunaan pinjaman online pada generasi digital. Jurnal Ekonomi Digital, 3(2), 45–53.

Putri, N. A., & Sari, D. P. (2021). Perilaku konsumtif dan penggunaan pinjaman online pada generasi muda. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 21(1), 67–78.

Sari, R., & Wahyuni, S. (2020). Edukasi keuangan sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif remaja. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 215–223.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D).

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Jaenal, S. A., Fadilah, A., & Hapsari, N. A. (2026). Pinjaman Online Bukan Solusi Edukasi Finansial Generasi Digital. Attamkiim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 30–35. https://doi.org/10.62070/attamkiim.v3i1.373