Pemberdayaan Ekonomi Dan Sosial Berbasis Nilai Syariah Melalui Pendampingan Umkm Dan Revitalisasi Sarana Ibadah Di Desa Jatisari
DOI:
https://doi.org/10.62070/attamkiim.v3i1.387Keywords:
pemberdayaan masyarakat, UMKM, digitalisasi, legalitas usaha, nilai syariah, BeasiswaAbstract
Pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal memerlukan intervensi yang menanggapi kebutuhan ekonomi sekaligus kondisi sosial komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pendampingan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta penguatan kebersihan sarana ibadah berbasis nilai syariah di RW 002 Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 menggunakan pendekatan pengabdian partisipatif berbasis kebutuhan dengan strategi kunjungan langsung. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan dan verifikasi usaha, asesmen kebutuhan, penentuan bentuk pendampingan, pelaksanaan, verifikasi luaran, serta refleksi. Dari 24 usaha yang teridentifikasi, 22 masih aktif dan 11 tercatat bersedia menerima sedikitnya satu bentuk pendampingan. Capaian program meliputi peningkatan penggunaan QRIS dari 7 menjadi 11 UMKM, keterdaftaran lokasi usaha di Google Maps dari 10 menjadi 20 UMKM, kepemilikan Nomor Induk Berusaha dari 5 menjadi 9 UMKM dan kepemilikan banner dari 13 menjadi 16 UMKM. Lima buku kas sederhana juga diserahkan disertai edukasi pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga. Pada dimensi sosial, kegiatan kerja bakti dan penyediaan perlengkapan kebersihan dilaksanakan di Masjid Jami’ Jasim Muhammad. Pendampingan berbasis kebutuhan menghasilkan luaran digitalisasi, legalitas, identitas usaha, dan penguatan fasilitas sosial yang dapat dihubungkan dengan nilai amanah, transparansi, kepatuhan, dan kemaslahatan. Meskipun demikian, evaluasi jangka pendek ini belum mengukur perubahan omzet, jumlah pelanggan, konsistensi pencatatan, maupun keberlanjutan pemeliharaan sarana ibadah.
References
Azizah, A. N., Damayanti, F., Lestari, I., & Sahara, R. N. (2024). Peran UMKM terhadap perekonomian di Indonesia. Ufakat: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 3(1), 553–556.
Fadilah, N., Syifa, N., & Qurrotu’ain, N. I. (2024). Pentingnya pengurusan NIB sebagai instrumen legalitas usaha: Studi pada UMKM Jellicious dalam bingkai hukum bisnis. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat.
Gainau, P. C., & Engk, C. (2024). Sistem pembayaran QRIS sebagai upaya pengembangan UMKM di Kota Ambon. Journal of Business and Banking, 13(2).
Lado, V. E., & Nugraeni. (2025). Digitalisasi branding dan pembayaran pada UMKM Warung Lesehan Syadan melalui media sosial dan QRIS. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 23421–23427.
Paransa, R. P. J. (2024). Optimalisasi pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui pemasaran digital. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(2), 164–181. https://journal.uny.ac.id/index.php/efisiensi
Sholihah, E., & Nurhapsari, R. (2023). Percepatan implementasi digital payment pada UMKM: Intensi pengguna QRIS berdasarkan Technology Acceptance Model. Jurnal Manajemen STIE Studi Ekonomi.
Ullah, I., Khan, M., Rakhmonov, D. A., Bakhritdinovich, K. M., Jacquemod, J., & Bae, J. (2023). Factors affecting digital marketing adoption in Pakistani small and medium enterprises. Jurnal Logistics.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sawqi Saad El Hasan, Nur Afriyani, Samsul Arifin, Muhammad Ervan Azhari, Toha Misbahul Aska, Pebriyansah, Ina Sabrina Solihat, Saepul Bahri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

