Penerapan Teknologi Tepat Guna Melalui Pembangunan Tempat Pembakaran Sampah Ramah Lingkungan (Insinerator Sederhana Minim Asap) Di Kp. Rawa Belut Desa Cileungsi Kidul

Authors

  • Abdul Abdul STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Ade Shofuroh STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Devi Nurhikmah STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Gina Insai Putri STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Leny Nursilah STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Robyansah Putra P STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Ryan Ramdani STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Widiya Astri N STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Hernawan Hanif STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia
  • Fiqry Fachrezzy Putra STEBIS Bina Mandiri, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62070/attamkiim.v3i1.389

Keywords:

Insinerator, Sampah, Pencemaran, Teknologi, Lingkungan

Abstract

Kepadatan penduduk dan keterbatasan ruang sosiogeografis di kawasan semi-urban seperti Kp. Rawa Belut RT.001/RW.006, Desa Cileungsi Kidul, memicu munculnya masalah pengelolaan sampah domestik yang signifikan. Tidak tersedianya fasilitas penampungan sampah kolektif serta sulitnya akses armada pengangkut sampah konvensional memicu maraknya praktik pembakaran terbuka (open burning) di permukaan tanah. Praktik ini berpotensi tinggi memicu pencemaran udara, peningkatan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan aktivitas belajar-mengajar di fasilitas pendidikan terdekat (SMK Farmasi Avicenna), hingga munculnya potensi potensi gesekan sosial antarwarga. Untuk mengatasi kendala mendesak tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini menerapkan solusi teknologi tepat guna melalui perancangan dan pembangunan Tempat Pembakaran Sampah Ramah Lingkungan (insinerator sederhana minim asap berbasis tungku lokalisasi). Program dilaksanakan melalui tahapan ilmiah-aplikatif: analisis kebutuhan, perizinan institusional, pembersihan tapak, pengadaan material struktur, konstruksi fisik insinerator, pengujian kinerja fungsional, dan transfer pengetahuan operasional. Kendala operasional berupa keterbatasan waktu tim dan pendanaan mandiri (self-funding) diatasi melalui manajemen skadual ketat berbasis milestone mingguan serta penguatan partisipasi gotong royong warga. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa insinerator sederhana ini mampu meminimalisasi kepulan asap emisi secara efektif, mempercepat pembakaran limbah padat domestik hingga menyisakan abu minimal, dan meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan pemukiman secara berkelanjutan.

References

Azwar, N., & Mutmainah, S. (2022). Efektivitas teknologi tepat guna insinerator sederhana dalam pengelolaan limbah padat di pemukiman padat penduduk. Jurnal Teknik Lingkungan, 14(2), 115-123.

Indrawan, M., & Saputra, A. (2023). Dampak emisi pembakaran sampah terbuka (open burning) terhadap peningkatan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada klaster keluarga. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ekologi Lingkungan, 8(1), 45-54.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2024). Panduan teknis reduksi limbah domestik melalui optimalisasi tungku pembakaran bersirkulasi udara sehat. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3.

LPPM UIN Sunan Kalijaga. (2025). Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mandiri 108 UIN Sunan Kalijaga. Diakses dari https://kkn.uin-suka.ac.id/

Sudirman, I. (2023). Latar Belakang dan Urgensi Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di Daerah Penyangga Urban. Jakarta: Pustaka Akademika.

Suryani, A. (2021). Strategi transfer knowledge dan keberlanjutan fasilitas umum melalui pendampingan langsung pada pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM), 5(2), 310-318.

Wibowo, A., & Prasetyo, E. (2020). Rekayasa tungku insinerator sederhana minim asap berbasis bahan baku lokal untuk kawasan permukiman padat. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 6(1), 22-30.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Abdul, A., Shofuroh, A., Nurhikmah, D., Putri, G. I., Nursilah, L., Putra P, R., … Putra, F. F. (2026). Penerapan Teknologi Tepat Guna Melalui Pembangunan Tempat Pembakaran Sampah Ramah Lingkungan (Insinerator Sederhana Minim Asap) Di Kp. Rawa Belut Desa Cileungsi Kidul. Attamkiim: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 68–77. https://doi.org/10.62070/attamkiim.v3i1.389