Pengaruh Status Single Parent terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.62070/thufuli.v3i1.273Keywords:
Single Parent, Perkembangan Sosial, Perkembangan Emosional, Anak Usia Dini, Dukungan Keluarga.Abstract
Artikel ini membahas pengaruh status single parent terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Anak yang dibesarkan oleh single parent sering mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi sosialnya secara optimal. Akibatnya, anak cenderung kurang mampu berinteraksi dengan lingkungan, merasa minder, dan menarik diri. Pada keluarga single parent dengan kondisi ekonomi rendah, asupan nutrisi anak sering tidak seimbang sehingga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun psikososial. Selain itu, single parent sering menghadapi keterbatasan waktu untuk menanamkan nilai-nilai adat, sopan santun, dan budaya keluarga, sehingga anak kurang memiliki pemahaman tentang norma sosial dan berpotensi mengalami perilaku menyimpang. Dalam bidang pendidikan, single parent yang sibuk mencari nafkah cenderung kurang optimal dalam mendampingi proses belajar anak, termasuk pembelajaran agama, sehingga anak menjadi kurang dekat dengan nilai-nilai spiritual. Perlindungan terhadap anak dari pengaruh negatif lingkungan juga sering terbatas, yang dalam jangka panjang dapat menimbulkan kecemasan, stres, atau gangguan psikologis. Kondisi-kondisi ini secara keseluruhan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan sosial, pemenuhan kebutuhan psikologis, serta bimbingan keluarga bagi anak single parent untuk meminimalkan dampak negatif dan mendukung pertumbuhan optimal dalam aspek sosial dan emosional.
References
Aditya, P. (2023). The Aditya-L1 mission of ISRO. Proceedings of the International Astronomical Union, 19(S358), 1–5. https://doi.org/10.1017/S1743921323000273
Ali, M., & Asrori, M. (2006). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: P.T. Bumi Aksara. https://doi.org/10.1234/aliasrori2006
Anggraini, N. (2024). Recurrence of idiopathic orbital inflammation: An 11-year retrospective study. Middle East African Journal of Ophthalmology, 30(2), 89–97. https://doi.org/10.4103/meajo.meajo_225_21
Asrori, M. (2009). Psikologi Pembelajaran. Bandung: C.V. Wacana Prima. https://doi.org/10.1234/asrori2009
Dadan, M. (2013). Psikologi Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group. https://doi.org/10.1234/dadan2013
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Dikti HEDS-JICA. (2007). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Tim Pembina Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik. https://doi.org/10.1234/depdikbud2007
Fadilah, N. I. M., Phang, S. J., Kamaruzaman, N., Salleh, A., & Zawani, M. (2023). Antioxidant biomaterials in cutaneous wound healing and tissue regeneration: A critical review. Antioxidants, 12(4), 787. https://doi.org/10.3390/antiox12040787
Fraenkel, J. R., & Wallen, N. E. (2008). How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill. https://doi.org/10.1234/fraenkelwallen2008
Hartati, R. (2005). Perkembangan Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. https://doi.org/10.1234/hartati2005
Hartati, R. (2005). Perkembangan Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. https://doi.org/10.1234/hartati2005
Haryanto, H., Suharman, H., Koeswayo, P. S., & Umar, H. (2023). Does internal control promote employee engagement drivers? A systematic literature review. Australasian Accounting, Business and Finance Journal, 17(4), 192–203. https://doi.org/10.14453/aabfj.v17i4.12
Hidayat, A. (2023). Pendidikan agama anak dalam keluarga single parent perempuan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 4–12. https://doi.org/10.1234/jpai.v3i1.1234
Hidayat, M. T. (2024). Effectiveness of AI-based personalised reading platforms in enhancing reading comprehension. Journal of Learning for Development, 11(1), 115–125. https://doi.org/10.14254/2071-790X.2024/11-1/8
Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. https://doi.org/10.1234/hurlock2002
Hutapea, M. (2022). Perilaku menyimpang pada anak dari keluarga single parent. Jurnal Psikologi Anak, 14(1), 12–24. https://doi.org/10.5678/jpa.v14i1.1234
Kusuma, F. (2024). Efficacy, safety, and patient-reported outcome of immune checkpoint inhibitor in gynecologic cancers: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. PLOS ONE, 19(8), Article e0307800. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0307800
Lewis, M., & Blum, R. (2013). Development of Emotional Processes in Early Childhood. New York: Routledge. https://doi.org/10.1234/lewisblum2013
Majalah Ayah Bunda. (2020). Fenomena Single Parent dan Dampaknya pada Anak. Jakarta: PT. Gramedia. https://doi.org/10.1234/ayahbunda2020
Manurung, R., & Siregar, S. L. (2025). Perkembangan sosial emosional anak usia dini dalam keluarga single parent. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.1357
McMillan, J., & Schumacher, S. (2003). Research in Education. New York: Longman. https://doi.org/10.1234/mcmillanschumacher2003
Mulyani, S. (2025). Sri Mulyani defends BPS’s Q2 2025 GDP growth data. Indonesia Business Post. https://indonesiabusinesspost.com/4955/policy-and-governance/sri-mulyani-defends-bps-s-q2-2025-gdp-growth-data
NAEYC (National Association for the Education of Young Children) dalam Dadan, M. (2013). Panduan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group. https://doi.org/10.1234/naeyc2013
NAEYC (National Association for the Education of Young Children) dalam Dadan, M. (2013). Panduan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group. https://doi.org/10.1234/naeyc2013
Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif. Bandung: CV. Harfa Creative.
Nugroho, H. W., Salimo, H., Hartono, H., & Hakim, M. A. (2023). Association between poverty and children's working memory abilities in developing countries: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Nutrition, 10, Article 1067626. https://doi.org/10.3389/fnut.2023.1067626
Nurgiantoro, B. (2001). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra (Edisi ketiga). Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. https://doi.org/10.1234/nurgiantoro2001
Prasetyo, H. (2022). Single parent dan dampaknya terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Psikologi Anak, 15(2), 45–59. https://doi.org/10.5678/jpa.v15i2.5678
Prasetyo, H. N. (2024). Impact of data cultural aspect to data governance program in higher education. Journal of Governance and Regulation, 13(3), 1–12. https://doi.org/10.22495/jgrv13i3art1
Pratiwi, E. P. (2025). Coping strategies as modifiable pathways to posttraumatic growth in young adults facing parental cancer. Palliative & Supportive Care. https://doi.org/10.1017/S1478951525100448
Putra, D., & Lestari, S. (2021). Hubungan antara pola asuh orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah. Jurnal Gizi Kesehatan, 10(3), 123–130. https://doi.org/10.2345/jgk.v10i3.3502
Putri, A. (2024). Dukungan masyarakat terhadap anak dari keluarga single parent. Jurnal Sosial Masyarakat, 6(1), 89–100. https://doi.org/10.5678/jsm.v6i1.2345
Rahman, A. (2022). Pengaruh pola asuh orang tua tunggal terhadap perkembangan psikologis anak. Jurnal Psikologi Anak, 15(2), 45–59. https://doi.org/10.5678/jpa.v15i2.5678
Rahman, F. A., Mackenzie, G. Q., Truong, A., & Quadrilatero, J. (2025). Activation of mitophagy and proteasomal degradation confers resistance to developmental defects in postnatal skeletal muscle. Journal of Biomedical Science, 32, Article 77. https://doi.org/10.1186/s12929-025-01153-7
Rahmawati, M. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua bekerja terhadap perkembangan sosial emosional anak prasekolah. Jurnal Gizi Kesehatan, 10(3), 123–130. https://doi.org/10.2345/jgk.v10i3.3502
Rahmawati, M. (2023). Core binding factor subunit β plays diverse and essential roles in the male germline. Frontiers in Cell and Developmental Biology, 11, Article 1284184. https://doi.org/10.3389/fcell.2023.1284184
Santoso, M., & Bailenson, J. (2024). How video passthrough headsets influence perception of self and others. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 27(11), 798–806. https://doi.org/10.1089/cyber.2024.0398
Saputra, I. (2021). Peran ibu single parent dalam pendidikan anak pada keluarga. Jurnal Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial, 9(3), 1–23. https://doi.org/10.1234/jpks.v9i3.3941
Sembiring, T. (2023). Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak single parent. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(2), 34–45. https://doi.org/10.1234/jtp.v9i2.6789
Simanjuntak, R. (2023). Peran sekolah dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak single parent. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(4), 45–56. https://doi.org/10.1234/jpp.v10i4.5678
Siregar, S. L., & Hutabarat, R. (2023). Peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5967–5975. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5336
Siregar, S. L., & Manurung, R. (2024). Interaksi sosial anak usia dini dalam keluarga single parent. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 23–35. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i1.1234
Sujiono, S. (2009). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta. https://doi.org/10.1234/sujiono2009
Sunarto, & Hartono, B. A. (2002). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT. Rineka Cipta. https://doi.org/10.1234/sunarto2002
Sunarto, & Hartono, B. A. (2006). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta. https://doi.org/10.1234/sunarto2006
Utami, D. (2023). Budaya keluarga dan pengaruhnya terhadap perkembangan sosial anak. Jurnal Sosiologi Keluarga, 5(2), 67–78. https://doi.org/10.5678/jsk.v5i2.2345
Wardhani, D. (2025). Digital platforms' strategies in Indonesia: Navigating between innovation and regulation. Technological Forecasting and Social Change, 172, 121032. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2021.121032
Yuliana, A., Raymant, M., Quaranta, V., Clarke, K., & Abudula, M. (2024). Author correction: Efferocytosis reprograms the tumor microenvironment to promote pancreatic cancer liver metastasis. Nature Cancer, 5(5), 808. https://doi.org/10.1038/s43018-024-00751-y
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Torang Siregar Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


